BIMA, PORTALNTB.NET--- Puluhan warga Desa Leu Wilayah Kecamatan Bolo Kabupaten Bima kembali memblokir jalan lintas provinsi Sabtu (5/10/) sekitar pukul 07:06 Wita.
Pemblokiran jalan tersebut terjadi di dua tempat yakni, di depan gang Kantor Desa dan seputar jalur Cabang Alfamart wilayah Desa Leu setempat.
Kemarahan warga Desa Leu disebabkan adanya dugaan penghinaan oleh salah seorang oknum Desa Timu melalui Medsos atas nama Khaerudin terhadap masyarakat leu. Dalam ujaran Khaerudin melalui Acun Facebooknya " Masyarakat Leu dituding PKI dan bahkan mengancam akan dibunuh satu persatu.
Ujaran ini terpaksa membuat kemarahan warga desa Leu harus turun kejalan. Muhammad Taufik S.Ag selaku Kepala Desa Leu menyampaikan kepada warganya untuk tetap bersikap tenang.
" Saya atas nama Pemerintah Desa Leu berharap kepada masyarakat untuk tetap tenang . Dan terkait penghinaan yang dilontarkan oleh oknum bernama Khaerudin melalui Acun Facebooknya sudah diamankan oleh pihak aparat terkait di Polres Bima. Oleh karena demikian , saya atas nama Kepala Desa Leu sangat berharap kepada pihak masyarakat untuk segera membuka pembolokiran jalan. Harapnya.
Masyarakat yang mendengar penyampaian Kepala Desa saat itu, bersikap tegas menolak buka jalan tersebut, dengan alasan oknum yang bernama Khaerudin yang di amankan oleh pihak aparat terkait diduga hanya sebuah rekayasa belaka. Hingga berita ini kami turunkan situasi dan kondisi wilayah desa Leu terkini masih belum terkendali, meski pihak aparat gabungan Kepolisian dan TNI berusaha menengahi massa.
Akibat kejadian itu, arus kendaraan roda empat dan dua terpaksa dialihkan ke jalur menuju arah kecamatan Soromandi trus keluar dari cabang darusalam. Sementara dari jalur arah barat, arus kendaraan terpaksa di alihkan menuju jalur wilayah desa kara dan keluar di wilayah desa sanolo. (Ami).
